Langsung ke konten utama

GAGAL DENGAN SUKSES


GAGAL DENGAN SUKSES

Hai, selamat taun 2004. Gimana dengan penampilan Mach? Yup! Mach udah naek tingkat nih di Untima (Universitas Time Machine), biarpun Mach sempet harus mengulang ujian gara-gara gagal di ujian pertama. Hmmm.. dari 231 murid di angkatan pertama, ada 36 murid yang harus tinggal kelas dan 9 orang harus drop out!

Memang sih untuk bisa lulus dan berhasil dalam sesuatu hal itu perlu perjuangan, dan nggak gampang. Itulah makanya kita bisa banyak melihat buku-buku atau acara tv atau seminar atau apapun yang ngebahas kiat-kiat untuk sukses, saking susahnya sukses itu.

Mach mikir. Kali ada Kiat-kiat Untuk Sukses, ada enggak sih Kiat-kiat Untuk Gagal? Soalnya kalo dipikir-pikir untuk gagal juga punya perjuangannya sendiri. Kamu ada yang kepengen gagal? Ikuti tips-tips “Gagal Dengan Sukses” dari Mach:

1. Cobain Narkoba.
Kayaknya ini tips no. 1 deh. Soalnya kalo udah kena narkoba kamu bakalan susah buat ngelepasinnya. Lalu kenapa dengan narkoba kamu bisa jadi orang gagal? Pertama: kalo kamu lagi fly alias mabok maka kamu bakalan nggak peduli lagi sama pelajaran apapun. Nggak perlu kuatir akan matematika, sejarah, biologi atau guru yang killer. Nah kalo udah gitu kamu nggak bakalan belajar apapun lalu jadi bodoh (atau mati). Yang kedua: otak kamu bakalan rusak. Kalo otak udah rusak itu jaminan buat kamu gagal dengan suksesnya. Yang ketiga: narkoba membuat kamu bisa melakukan hal kriminal dan dosa yang merembet, hasilnya kamu bisa gila, masuk penjara dan yang paling parah: masuk neraka. Kalo udah masuk neraka mah artinya kegagalanmu udah 100% sukses!

2. Curang.
Ujian? Nyontek aja. Dengan nyontek ada dua keuntungan: kamu lulus tanpa harus belajar dan kamu dapat pujian tanpa harus melakukan apapun. Tapi itu kalo nggak ketauan. Lho, kalo gitu bisa berhasil dong, kan ujian jadi lulus, bahkan bisa dapet ijasah tanpa harus susah payah? Nah, dengan nyontek kamu nggak belajar apapun, so kamu jadi bodoh dan malas. Bodoh dan malas ujungnya gagal dengan sukses. Nyontek sama juga ama curang en mencuri. Kebiasaan nyontek, curang en mencuri juga diikuti dengan kebiasaan ngeboong. Boong sama guru entar merembet jadi kebiasaan boong sama pacar, ortu, pemerintah, Tuhan. Ujungnya gagal dengan sukses.

3. Salahkan orang lain.
Jangan pernah ngaku bertanggungjawab atas apapun. Salahkan adikmu kalo kamu mecahin gelas. Salahkan polisi kalo kamu ketangkep melanggar lalu lintas. Salahkan ortu kalo kamu kena narkoba. Salahkan semua orang kalo kamu salah. Dengan begitu kamu nggak bakalan belajar dari apapun kesalahan kamu. Dengan tidak bertanggungjawab atas apapun akan membuat kamu berbuat seenaknya tanpa batas tanpa peduli yang akhirnya membuat kamu hidup dalam lingkaran kegagalan dengan suksesnya.

Well, baru tiga tips itu yang bisa Mach kasih buat orang-orang yang pengen gagal dengan sukses. Nggak semua orang bisa melakukannya lho. Mereka harus berhadapan dengan orang-orang yang nggak pengen kamu gagal. Kamu harus berhadapan dengan ortu kamu, pacar kamu, istri-suami kamu, saudara kamu, sahabat kamu, guru kamu, pembimbing rohani kamu, gembala kamu dan semua orang yang sayang sama kamu. Mau gagal? Jangan pedulikan mereka semua. Apakah kamu pengen gagal? Mach ucapkan semoga berhasil, eh semoga gagal, …ah kamu tau apa maksud Mach kan? (F!)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERIBAHASA MACH 2

Masih inget dulu Mach dihukum sama si profesor gara-gara nggak ngerjain peer? Mach kan disuruh nyusun peribahasa dalam bahasa Indonesia. Rupanya si profesor ngasih nilai jelek banget, soalnya Mach bikin peribahasa versi Mach sendiri. Nah.. Mach dihukum ulang bikin lagi tugas yang sama sebagai perbaikan. Tapi tau enggak? Nilai Mach tetep jeblok! Kenapa ya? Liat aja deh hasil tugas Mach: PERIBAHASA MACH 2 Seperti kebakaran jenggot, call 911. Tiada rotan, akar pun jadi. Tiada Rakhe, Ram Punjabi Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, Cinere.. Gandul.. Tariiiik!. Sudah jadi abu arang, sate lupa diangkat. Masuk kandang kambing mengembik, masuk kandang singa berdoa. Malu bertanya sesat di mal Gali lubang tutup lubang, cangkul-cangkul-cangkul yang dalam, menanam jagung di kebun kita. Sambil menyelam minum air, keselek ikan mas. Seperti telur di ujung tanduk, ..awas.. awas.. aahh! Krak! Kura-kura dalam perahu, pura-pura dalam perahu, padahal dal...

PESTA KEJUTAN

PESTA KEJUTAN Mengendap-endap. Mengendap-endap. Mach mengendap-endap masuk ke kamar asrama. Mach baru pulang dari mall, Mach tau bakalan ada pesta kejutan di kampus Profesor Time. Mengendap-endap. Mach mengendap-endap. Lalu Mach duduk di kursi. Ruangan kosong. Mach tau pasti Si Profesor, Getto, Freska, Nyonya Collie asisten si Prof, Mang George Murray tukang sapu, Bibi Melicya Kostanova yang suka beres-beres dapur, Abang Rudolf tukang sayur keliling langganan si bibi, Yopie Stanley temen sebangku, Lisa Duroph guru bahasa Klingon Mach, Mas Qirun dosen pelajaran quantum leap, Gore Abbanoq ketua kelas, Fifie Warsajinel cewek penjaga kantin terbang dan teman-temanku semuanya pasti lagi sembunyi... somewhere. Mach duduk diam. Mata pura-pura merem. Hmmm... udah setengah jam. Kuat amat mereka sembunyi, pikir Mach. Dua jam empat puluh tujuh menit duapuluh sembilan detik tujuh puluh empat warpoz sebelas koma lima puluh enam zinkronx udah Mach nunggu. Gak keluar teriakan “S...

BERAT DOSA

BERAT DOSA Tahun 1678. Pesawat Timemachine Mach mendarat dengan sempurna, nggak kayak biasanya. Biasanya sih pasti ngadat tiap kali mundur ke tahun lampau. Setelah keluar dari pesawat, tiba-tiba ..bletuk! Sebuah batu besar menimpa atap pesawat. Ya. Ya. Ini baru kayak biasanya. Mach ketemu seorang misionaris yang lagi berkhotbah di depan sebuah bar. Rupanya di bar itu lagi banyak orang yang lagi berantem, bahkan salah seorang pemabuk tak dikenal tewas di tempat itu karena over dosis. Sang misionaris berusaha melerai mereka dan berujung khotbah di pinggir jalan, di depan mayat tak dikenal itu. “Bertobatlah, berbaliklah dari jalan-jalanmu yang jahat. Percayalah pada Tuhan dan kamu akan selamat!” teriak sang misionaris, “...dosa-dosamu yang berat sudah Tuhan tanggung semua, asal engkau mau percaya, bertobat dan menjadikan Yesus sebagai Tuhan!” Tiba-tiba seorang anak muda berdiri, dan dengan nada bicara yang sinis bertanya pada sang misionaris, “Pak, kalau Bapak bilang ...